▴Dinas KUKMP Kab. Purworejo▴ - Monev Smart Billing Retribusi Pasar Purworejo Bersama BPKPAD Kab. Purworejo dan Bank Jateng Cabang Purworejo
- Jamin Akurasi Timbangan, DKUKMP Purworejo Laksanakan Sidang Tera di Pasar Mundusari
- Penguatan Forum UMKM Banyumili Melalui Peningkatan Kapasitas SDM Anggota
- Pengecekan Pekerjaan Pemeliharaan Pasar Daerah di Pasar Sepeda Kutoarjo dan Pasar Ngori
- Study Banding Kabupaten Cilacap Terkait Pelaksanaan Penerapan E-Retribusi Pasar Melalui Autodebit
- Pastikan Kondisi UTTP Layak Pakai Sesuai Standar Metrologi Legal Dinas KUKMP Laksanakan Tera Ulang di Pasar Lugosobo
- Jamin Ketepatan Timbangan, DKUKMP Purworejo Gelar Sidang Tera di Pasar Seren
- Pelayanan Sidang Tera Di Pasar Gebang Untuk Memastikan Keakuratan Alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapannya
- Dukung Inovasi Daerah Dinas KUKMP Laksanakan Sosialisasi Penerapan Aplikasi Izin Menempati Pasar (IMPAS)
- DKUKMP Purworejo Sukses Layani Puluhan Pemilik UTTP di Pasar Winong
Penguatan Forum UMKM Banyumili Melalui Peningkatan Kapasitas SDM Anggota
Berita Terkait
- Jamin Ketepatan Timbangan, DKUKMP Purworejo Gelar Sidang Tera di Pasar Seren 0
- Dorong Wirausaha Muda, DINKUKMP Purworejo Sinergikan Kampus, Forum UMKM dan Komunitas0
- Dorong UMKM Naik Kelas, DINKUKMP Purworejo Gelar Pelatihan Kewirausahaan Kreatif di Desa Megulung Kidul0
- UPT PLUT KUMKM Menyelenggarakan Pelatihan Inovasi Produk UMKM Serta Kemasan Kekinian Bagi Pelaku UMKM Purworejo 0
- Akselerasi UMKM Berdaya Saing Global melalui Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) 0
- Verifikasi Lapangan Permohonan Surat Rekomendasi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi 0
- Penguatan Forum UMKM Kaligesing, Dorong Kapasitas SDM dan Peran Kelembagaan0
- UPT PLUT KUMKM Kab. Purworejo Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital0
- Penguatan Forum UMKM Kecamatan sebagai Wadah Aspirasi Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM0
- Penguatan Kemitraan Usaha Mikro Dorong Akses Pasar dan Keberlanjutan UMKM di Purworejo0
Berita Populer
- Dinas KUKMP Kab. Purworejo Membuka Posko Pendaftaran Banpres BPUM
- Jangan Lewatkan ! Even Purworejo Expo 2024 Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Purworejo Ke 193
- Pendaftaran Menempati Kios/Los Pasar Baledono (Ulang)
- Rakor Bersama Koperasi UMKM Indonesia (KOIN)
- 32 UKM Purworejo Ikuti Peningkatan Manajemen Pengelolaan Usaha
- DINKUKMP Kab. Purworejo Adakan Lomba Menyanyi dan Mewarnai
- 32 Produk Peserta Inkubasi Bisnis Dipamerkan di Purworejo Spectacular Fair 2019
- Peluncuran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di BRI Cabang Purworejo
- Pasar Grabag Mulai Melakukan Penarikan Retribusi Melalui E-Retribusi
- Pendataan dan Verifikasi Data Penerima Bansos JPE Kepada Usaha Mikro di Pasar Butuh

Keterangan Gambar : Penguatan Forum UMKM Banyumili Melalui Peningkatan Kapasitas SDM Anggota
Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Kelembagaan Forum UMKM Tahun 2026 dengan tema “Penguatan Forum UMKM melalui Peningkatan Kapasitas SDM Anggota” pada hari Rabu, 6 Mei 2026 pukul 09.00–13.00 WIB bertempat di Kopi Semi Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM yang tergabung dalam Forum UMKM Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo. Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Ir. Hadi Pranoto selaku Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan mengapresiasi semangat anggota Forum UMKM Kecamatan Banyuurip dalam memajukan UMKM di wilayahnya. Beliau menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia karena mampu menyumbang mayoritas Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Beliau juga menjelaskan bahwa saat ini UMKM menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari perubahan pola pemasaran yang menuntut adaptasi digital, fluktuasi harga komoditas global, inflasi, isu geopolitik, hingga masuknya produk luar negeri yang menuntut UMKM memiliki kualitas dan efisiensi tinggi.
Selain itu, forum UMKM yang telah terbentuk juga masih menghadapi berbagai tantangan seperti efektivitas operasional, keberlanjutan program, dan akuntabilitas organisasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM anggota forum menjadi sangat penting agar forum dapat berjalan aktif, solid, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut beliau juga memberikan apresiasi kepada Forum UMKM Banyumili Kecamatan Banyuurip yang telah memberikan bingkisan hasil swadaya anggota forum kepada masyarakat sekitar Desa Donorejo sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkenalkan produk dan keberadaan UMKM Banyuurip kepada masyarakat.
Beliau menambahkan bahwa sekitar 80% pelaku UMKM masih membutuhkan pendampingan usaha. Tanpa adanya pendampingan yang berkelanjutan, banyak UMKM yang berpotensi mengalami penurunan usaha bahkan gulung tikar dalam kurun waktu tertentu. Dengan mengucapkan basmalah, beliau secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Ketua Forum UMKM “Banyumili” Kecamatan Banyuurip, Ibu Sumarmi turut menyampaikan program kerja forum dengan visi:
“Menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kecamatan Banyuurip melalui inovasi digital dan sinergi lintas sektor.”
Adapun fokus program kerja forum meliputi percepatan legalitas usaha seperti NIB, halal, dan PIRT, pengembangan SDM, penguatan pemasaran produk lokal, optimalisasi showroom Banyumili, serta pengembangan kemitraan dan integrasi produk UMKM ke marketplace.
Beliau menyampaikan bahwa produk UMKM Kecamatan Banyuurip didominasi sektor kuliner sebesar 85%, kerajinan 60%, fashion/batik 45%, dan usaha lainnya sebesar 30%.
Materi pertama disampaikan oleh Ibu Hesti Respatiningsih selaku Ketua Forum UMKM Kabupaten Purworejo dengan tema “Leadership dan Manajemen Organisasi”. Dalam paparannya beliau menekankan bahwa kekuatan UMKM tidak hanya berasal dari produk yang dimiliki, tetapi juga dari komunitas yang solid dan terkelola dengan baik. Beliau menjelaskan beberapa persoalan yang sering terjadi dalam forum UMKM seperti anggota yang kurang aktif, kegiatan yang tidak rutin, minimnya komunikasi, hingga masih adanya rasa persaingan antar anggota. Oleh sebab itu diperlukan perubahan pola pikir dari berjalan sendiri menjadi bergerak bersama dan saling mendukung. Menurut beliau, seorang pemimpin forum yang baik adalah pemimpin yang mau mendengar, aktif berkomunikasi, tidak pilih kasih, serta mampu memberi contoh nyata melalui tindakan. Forum UMKM juga perlu memiliki agenda rutin, pembagian tanggung jawab yang jelas, dan kegiatan sederhana namun konsisten seperti promosi bersama, kunjungan usaha anggota, serta saling membantu pemasaran produk melalui media sosial.
Materi kedua disampaikan oleh Bapak Bismo Supangat mengenai budidaya dan pengolahan kopi mulai dari proses penanaman hingga pasca panen. Beliau menjelaskan bahwa kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang paling banyak diperdagangkan di dunia dengan jenis utama yaitu arabika, robusta, liberika, dan excelsa. Dalam pemaparannya beliau menjelaskan pentingnya pemilihan bibit unggul, persiapan lahan, penggunaan pohon peneduh, teknik pemupukan, hingga proses pasca panen seperti sortasi, pengeringan, roasting, grinding, dan pengemasan untuk menjaga kualitas cita rasa kopi. Beliau juga menekankan bahwa proses pasca panen yang baik akan menentukan mutu kopi serta meningkatkan nilai jual produk kopi di pasaran.
Melalui kegiatan ini diharapkan Forum UMKM Banyumili Kecamatan Banyuurip semakin solid, aktif, dan mampu meningkatkan kapasitas SDM anggotanya sehingga dapat memperkuat daya saing UMKM lokal di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.








