- Pantau Progress Pekerjaan, Dinas KUKMP Dampingi Tim Pengendali Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Pasar Winong
- Pelayanan Tera Ulang Alat Ukur Bahan Bakar Minyak (PUBBM) di SPBU 44.541.11 Bener
- Pelepasan Purna Tugas 2 Pegawai Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo
- Dengan Mengusung Tema Ayoo Larisi Pasare, Ojo Nganti Ilang Kumandange, DKUKMP Raih Juara I Karnaval Instansi
- Konsolidasi Kebutuhan Data Untuk Penyusunan Dokumen AMDAL Pasar Induk Kutoarjo
- Optimalkan Retribusi Dari PAD Pendapatan Pasar, Dinas KUKMP Melaksanakan Rapat Koordinasi Pengelolaan Retribusi Daerah
- Monitoring Aset Pasar Untuk Memastikan Kondisi Fisik Pasar Dalam Keadaan Baik dan Berfungsi Optimal
- Dinas KUKMP Lakukan Pengkondisian Pedagang Kaki Lima di Area Kegiatan Karnaval SD/MI-SMP/MTs-SMA/SMK/MA di Alun-Alun Purworejo
- Puncak Harnas UMKM 2026 Berlangsung Meriah, Wabup Dion Dorong Masyarakat Beli Produk Lokal Daerah
- Dinas KUKMP Lakukan Pengkondisian Pedagang Kaki Lima Di Area Kegiatan Karnaval PAUD/TK
Pemerintah Purworejo Gelar Operasi Pasar Beras SPHP Atasi Kenaikan Harga
Berita Terkait
- Dinas KUKMP Lakukan Penagihan Piutang Retribusi di 16 Pasar Daerah0
- Penertiban Retribusi Pasar, Dinas KUKMP Memberikan Surat Teguran dan Penagihan Retribusi di Pasar Daerah Kabupaten Purworejo0
- Rapat Koordinasi Tenant UMKM untuk Borobudur Indonesia Expo 2025 0
- Rapat Koordinasi Penyaluran Beras SPHP, Upaya Stabilisasi Harga Pangan di Purworejo0
- Dinas KUKMP Purworejo Gelar Sosialisasi E-Retribusi di Pasar Tegal Miring0
- Dinas KUKMP Hadiri Rapat Koordinasi Festival Literasi0
- Pasar Pagi Liwung Purworejo Akan Menjadi Pilot Project Pembayaran Retribusi Pasar Melalui Auto Debet 0
- Sosialisasi E-Retribusi dan Optimalisasi QRIS Untuk Pembayaran Retribusi Pasar di Pasar Winong0
- Tim Kemetrologian DKUKMP Gencarkan Program 3M di Pasar Ngori0
- Rapat Persiapan Penandatangan Kontrak Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Umum Pasar Purworejo Serta Sosialisasi Anti Korupsi0
Berita Populer
- Dinas KUKMP Kab. Purworejo Membuka Posko Pendaftaran Banpres BPUM
- Jangan Lewatkan ! Even Purworejo Expo 2024 Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Purworejo Ke 193
- Pendaftaran Menempati Kios/Los Pasar Baledono (Ulang)
- Rakor Bersama Koperasi UMKM Indonesia (KOIN)
- 32 UKM Purworejo Ikuti Peningkatan Manajemen Pengelolaan Usaha
- DINKUKMP Kab. Purworejo Adakan Lomba Menyanyi dan Mewarnai
- Pasar Grabag Mulai Melakukan Penarikan Retribusi Melalui E-Retribusi
- Peluncuran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di BRI Cabang Purworejo
- 32 Produk Peserta Inkubasi Bisnis Dipamerkan di Purworejo Spectacular Fair 2019
- Pendataan dan Verifikasi Data Penerima Bansos JPE Kepada Usaha Mikro di Pasar Butuh

PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten Purworejo, melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Badan Pangan Nasional (BAPANAS), dan Perum BULOG, menggelar intervensi pasar untuk mengendalikan harga beras yang cenderung tinggi. Operasi pasar bertajuk Pasar Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Selasa, 29 Juli 2025, dan Rabu, 30 Juli 2025.
Pelaksanaan operasi pasar dimulai di halaman kantor DKUKMP Kabupaten Purworejo pada Selasa pagi, 29 Juli 2025. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan pada Rabu pagi, 30 Juli 2025, di dua lokasi strategis, yaitu Pasar Purworejo dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, dan dilanjutkan di Pasar Baledono dari pukul 08.30 hingga 13.00 WIB.
Dalam kegiatan ini, pemerintah bekerja sama dengan BULOG menyediakan 4 ton beras SPHP yang dikemas dalam paket 5 kg. Pemesanan beras dilakukan melalui aplikasi KlikSPHP. Untuk memastikan distribusi merata, masyarakat yang ingin membeli beras ini diwajibkan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) dan setiap E-KTP hanya berhak membeli maksimal 2 paket atau setara 10 kg. Harga yang ditetapkan untuk beras SPHP ini adalah Rp60.000 per paket 5 kg.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari ludesnya stok beras SPHP di Pasar Baledono tepat pada pukul 13.00 siang, menunjukkan bahwa inisiatif pemerintah ini disambut baik dan sangat dibutuhkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga beras di pasaran dan meringankan beban ekonomi masyarakat.








