- Dinas KUKMP Kab. Purworejo Monitoring Peserta Pameran MTQ Tingkat Nasional XXXI 2026 di Semarang
- Koordinasi Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Pemkab Purworejo Perkuat Komitmen Pelaku Usaha Wujudkan Ketahanan Pangan
- Pelayanan Tera Ulang Di SPBU Sumber Alam Pastikan Keakuratan Takaran
- DKUKMP Purworejo Gelar Sidang Tera Ulang di Pasar Kutoarjo: Jamin Keakuratan Berbagai Jenis UTTP
- Tingkatkan PAD Pasar, Dinas KUKMP Melakukan Penagihan Retribusi di Pasar Kaliboto
- Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Retribusi Pasar, Dinas KUKMP Lakukan Penagihan Retribusi di Pasar Krendetan
- Evaluasi Aplikasi E Retribusi Pasar Dalam Rangka Meningkatkan Pelaksanaan Transaksi dan Pengelolaan Pembayaran Retribusi Pasar
- Dinas KUKMP Mendampingi Kegiatan Pengawasan Dalam Daerah Komisi 3 DPRD Kab. Purworejo di Pasar Kutoarjo
- Penagihan Retribusi Pasar di Pasar Jenar Wetan Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Retribusi Pasar
- Penagihan Retribusi Pasar di Pasar Purwodadi Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Retribusi Pasar
Borobudur Expo Indonesia 2025 Resmi Dibuka, Gerakkan Ekonomi Lokal Kabupaten Purworejo
Berita Terkait
- PLUT KUMKM Purworejo dan UMP Berkolaborasi Dukung Mahasiswa Wirausaha 0
- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara Lakukan Kunjungan Studi Tiru Pengelolaan E-Pasar Ke Kabupaten Purworejo 0
- Dinas KUKMP Hadiri Tradisi Jolenan Merti Desa Somongari, Wujud Sinergi Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal0
- PLUT KUKMP Luncurkan PLUT Academy 2025 dengan Kolaborasi 4 Kampus Untuk Cetak Wirausaha Muda0
- Pemkab Purworejo Gelar Operasi Pasar Beras SPHP di Gebang Expo 20250
- Dinas KUKMP Hadiri Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) Purworejo0
- Rapat Koordinasi Rutin Bulanan Pengelolaan Pasar dan Optimalisasi Retribusi Digelar di Gedung PLUT KUMKM Purworejo0
- Bimtek Penguatan Kapasitas Staf KUM untuk Pendampingan Koperasi Merah Putih 0
- Pemerintah Purworejo Gelar Operasi Pasar Beras SPHP Atasi Kenaikan Harga0
- Kolaborasi Dinas KUKMP dan KKN UNS: Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat Wujudkan SDGs di Desa Tursino 0
Berita Populer
- Dinas KUKMP Kab. Purworejo Membuka Posko Pendaftaran Banpres BPUM
- Jangan Lewatkan ! Even Purworejo Expo 2024 Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Purworejo Ke 193
- Pendaftaran Menempati Kios/Los Pasar Baledono (Ulang)
- Rakor Bersama Koperasi UMKM Indonesia (KOIN)
- 32 UKM Purworejo Ikuti Peningkatan Manajemen Pengelolaan Usaha
- DINKUKMP Kab. Purworejo Adakan Lomba Menyanyi dan Mewarnai
- Pasar Grabag Mulai Melakukan Penarikan Retribusi Melalui E-Retribusi
- Peluncuran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di BRI Cabang Purworejo
- 32 Produk Peserta Inkubasi Bisnis Dipamerkan di Purworejo Spectacular Fair 2019
- Pendataan dan Verifikasi Data Penerima Bansos JPE Kepada Usaha Mikro di Pasar Butuh

Keterangan Gambar : Foto Bersama Setelah Pembukaan dengan Pemukulan Gong
Purworejo, 7 Agustus 2025 – Borobudur Indonesia Expo 2025 resmi dibuka di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Kamis (7/8/2025) yang acara pembukaannya dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong dan pemotongan pita yang dihadiri lebih dari 150 undangan yang memeriahkan acara.
Expo yang berlangsung pada 7–10 Agustus 2025 ini digelar di Kawasan Pendopo Kabupaten Purworejo, Art Center, dan Jalan RAA Tjokronegoro. Acara pembukaan dihadiri oleh Deputi Kementerian Koperasi dan UKM, Temmy Satya Permana, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., serta Kepala Dinas KUKMP Kab. Purworejo, Ir. Hadi Pranoto, Kepala OPD Se Kabupaten Purworejo beserta tamu undangan lainnya.
Rangkaian pembukaan diisi dengan sambutan-sambutan, pagelaran seni tari, serta fashion show yang menampilkan karya para pelaku UMKM kreatif Purworejo.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas KUKMP Purworejo, Ir. Hadi Pranoto, menyampaikan bahwa Borobudur Indonesia Expo 2025 merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Kementerian Koperasi dan UKM.
“Ini berawal dari komunikasi intens Ibu Bupati dengan Kementerian UMKM sekitar tiga hingga empat bulan lalu. Alhamdulillah, langsung direspons positif. Meski anggaran terbatas, kami diminta kreatif mencari dukungan pusat, dan hari ini kita panen hasilnya,” ujar Hadi.
Hadi menegaskan bahwa expo ini menjadi bagian dari slogan daerah “Tresno Purworejo, Larisi Purworejo”, yang bertujuan menggerakkan ekonomi lokal dengan menumbuhkan kecintaan masyarakat pada produk daerah sendiri.
Sementara itu, Deputi Kementerian Koperasi dan UKM, Temmy Satya Permana, mengapresiasi Kabupaten Purworejo yang dinilai berhasil menumbuhkan dan menjaga konsistensi pelaku UMKM. Data Kementerian mencatat terdapat 110.484 unit usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Purworejo. Tiga sektor prioritas di antaranya adalah pariwisata (17,3%), kuliner (10,22%), dan handycraft (4,45%).
Namun, Temmy juga menyoroti tantangan yang dihadapi UMKM, terutama pada aspek distribusi. “Banyak produk lokal yang sudah sesuai standar, namun terkendala pemasaran karena kalah bersaing di platform digital dengan barang impor. Untuk itu, kami mendorong gerakan penggunaan produk lokal agar bisa menjadi unggulan,” jelasnya.
Acara pembukaan ditutup dengan kunjungan ke stand UMKM dan pengenalan produk-produk lokal kepada media. Melalui Borobudur Indonesia Expo 2025, diharapkan ekonomi lokal semakin tumbuh dan produk UMKM Purworejo dapat dikenal lebih luas di pasar nasional maupun internasional.









