▴Dinas KUKMP Kab. Purworejo▴ - Pemantauan Implementasi Transaksi Non Tunai Pembayaran Retribusi Pasar Melalui QRIS di Pasar Purworejo
- DKUKMP Purworejo Lakukan Tera Ulang di SPBU Kentengrejo: Jamin Keakuratan Takaran BBM di Jalur Daendels
- Dinas KUKMP Hadiri Musrenbang RKPD Kecamatan Gebang Tahun 2027
- Peningkatan Kapasitas Bagi Penata Layanan Operasional Melalui Pelatihan Teknis Aplikasi E-Pasar
- Memperingati Hari Jadi Kabupaten Purworejo Ke 195 Kegiatan Purworejo Expo 2026 Akan Kembali Digelar
- Dinas KUKMP Hadiri Rapat Koordinasi Nasional Bidang UMKM dan Kewirausahaan Tahun 2026
- Rakor Pengelola Pasar Daerah Se Kabupaten Purworejo
- Rakor Persiapan Kegiatan Purworejo Expo Tahun 2026
- Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan PLUT KUMKM Bulan Februari 2026
- UPT PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo Bangun Pengembangan UMKM Melalui Kemitraan
Sosialisasi Bersama Go Digital Cashless (GDC) Merchant
Berita Terkait
- Rapat Koordinasi Terkait Perizinan Kegiatan Kejurkab Marching Band0
- Dinas KUKMP Hadiri Kegiatan Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Purworejo 0
- Workshop Perencanaan UKM : Mengubah Visi Menjadi Aksi Nyata0
- Sinergitas Dinas KUKMP Kab. Purworejo Melalui UPT PLUT KUMKM Dengan Pemerintah Desa dan Kelurahan0
- Penutupan Pelatihan Pengembangan SDM UMKM Sektor Prioritas0
- Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Purworejo Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Desa Semawung Kecamatan Purworejo 0
- Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Purworejo Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Lugosobo0
- Pelatihan Pengembangan SDM UMKM Sektor Prioritas di Purworejo0
- Kunjungan dan Pembinaan UMKM oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI di Kabupaten Purworejo0
- Kegiatan Terminal Talks Dengan Tema Aktivasi Terminal Modern Type B Kutoarjo Sebagai Ruang Interaksi Kreasi dan Ekonomi 0
Berita Populer
- Dinas KUKMP Kab. Purworejo Membuka Posko Pendaftaran Banpres BPUM
- Jangan Lewatkan ! Even Purworejo Expo 2024 Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Purworejo Ke 193
- Pendaftaran Menempati Kios/Los Pasar Baledono (Ulang)
- 32 UKM Purworejo Ikuti Peningkatan Manajemen Pengelolaan Usaha
- Rakor Bersama Koperasi UMKM Indonesia (KOIN)
- DINKUKMP Kab. Purworejo Adakan Lomba Menyanyi dan Mewarnai
- 32 Produk Peserta Inkubasi Bisnis Dipamerkan di Purworejo Spectacular Fair 2019
- Peluncuran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di BRI Cabang Purworejo
- Pendataan dan Verifikasi Data Penerima Bansos JPE Kepada Usaha Mikro di Pasar Butuh
- Pasar Grabag Mulai Melakukan Penarikan Retribusi Melalui E-Retribusi

Keterangan Gambar : Sosialisasi Bersama Go Digital Cashless (GDC) Merchant
Purworejo — Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DINKUKMP) Kabupaten Purworejo kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Bersama Go Digital Cashless (GDC) Merchant yang berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu, 14–15 Oktober 2025, di Gedung PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yakni Sesi I dan Sesi II pukul 09.00–16.00 WIB, dengan peserta sebanyak 100 pelaku UMKM dari 16 kecamatan serta pengurus forum UMKM kecamatan se-Kabupaten Purworejo.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Ir. Hadi Pranoto, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para peserta tanpa kendala apapun. Beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Ronald F. Suprapto, Ketua Perkumpulan Perantauan Purworejo (PAKUWOJO), yang telah hadir serta berbagi pengalaman dan wawasan kewirausahaan kepada pelaku UMKM Purworejo sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kemajuan daerah asal para perantau.
“Orang-orang Purworejo yang merantau dikenal memiliki jiwa petarung dan rata-rata sukses di perantauan. Jiwa pantang menyerah inilah yang perlu diteladani oleh para pelaku UMKM di Purworejo,” ungkap Ir. Hadi Pranoto.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo dan PAKUWOJO dalam mendorong kemajuan pelaku UMKM lokal melalui penguatan digitalisasi dan jejaring pemasaran. Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Dalam sesi materi pertama, Ibu Hesti Respatiningsih, S.E., M.Par, selaku Ketua Forum UMKM Kabupaten Purworejo, memaparkan peran strategis Forum UMKM dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan pelaku usaha di Purworejo. Ia menjelaskan bahwa Forum UMKM memiliki tugas dan fungsi untuk mendorong sinergitas dan kolaborasi antar pelaku usaha, menyusun rencana aksi serta kajian pemberdayaan secara komprehensif, mengoptimalkan fungsi kelembagaan forum, melaksanakan kegiatan yang mendukung peningkatan kapasitas UMKM, serta menyusun laporan kegiatan forum secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, beliau juga menegaskan visi Forum UMKM Kabupaten Purworejo yaitu “Mewujudkan usaha mikro kecil dan menengah yang mandiri dan berdaya saing global”. Adapun misi yang diemban antara lain menciptakan tata kelola forum yang baik, meningkatkan kinerja dan kualitas produk UMKM, memperluas akses pemasaran global, meningkatkan literasi teknologi dan permodalan, serta memperkuat pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
“Tujuan akhir yang ingin kita capai bersama adalah agar UMKM Purworejo naik kelas, mandiri, dan siap bersaing di pasar global,” ujar Hesti Respatiningsih.
Sementara itu, dalam sesi kedua, Bapak Ronald F. Suprapto, Ketua Paguyuban Keluarga Purworejo di Perantauan (PAKUWOJO), memaparkan pentingnya digitalisasi pengembangan UMKM, khususnya dalam sistem pembayaran modern. Ia memperkenalkan Go Digital Cashless (GDC) Pay, sebagai solusi transaksi digital yang aman, mudah, dan cepat bagi berbagai sektor bisnis.
“Melalui GDC Pay, pelaku UMKM dapat menikmati kemudahan dalam transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan efisiensi bisnis dan daya saing di era digital,” terang Ronald F. Suprapto.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat literasi digital pelaku UMKM Purworejo agar lebih siap menghadapi perubahan tren bisnis dan memanfaatkan teknologi keuangan digital. Sinergi antara pemerintah daerah, komunitas perantauan, dan pelaku usaha lokal menjadi langkah konkret dalam mempercepat terwujudnya UMKM Purworejo yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing global.









