
- Bincang Usaha Generasi Millenial di UPT PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo
- Praktek Bisnis Karang Taruna dari Kelurahan Borokulon Kecamatan Banyuurip di PLUT KUMKM
- Pasar Murah Tahun 2025 Sambut Idul Fitri, Warga Purworejo Serbu Halaman Dinas KUKMP
- Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Margotomo di Aula Dinas PUPR Kab. Purworejo
- Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM Lokal Melalui Penyediaan Parsel Lebaran Oleh Koperasi Pemasaran Gapura UMKM Purworejo
- Kunjungan Wakil Bupati Purworejo Ke Pasar Baledono
- Pelatihan Aplikasi Srikandi (Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi)
- Kunjungan UPT PLUT Kab. Purworejo Ke UMKM Hasil Kelapa di Desa Kedung Kamal Kecamatan Grabag
- UPT PLUT KUMKM Kab. Purworejo Melakukan Kolaborasi Bersama BPP Kecamatan Ngombol dan Grabag Untuk Mendukung Pengembangan UMKM Sektor Pengolahan Kelapa
- Dinas KUKMP Hadiri Rakor Persiapan Pengawasan Kearsipan 2025 Bagi Perangkat Daerah
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Cek Harga dan Belanja Di Pasar Tradisional Purworejo
Berita Terkait
- Kerja Bakti Kebersihan di Pasar Ngori0
- Kegiatan Pasar Murah Dengan Menyediakan Barang Pokok Penting Dengan Harga Lebih Murah 0
- Pelaksanaan Seleksi Tenaga Non ASN Pegawai Dinas KUKMP0
- Pendampingan Penginputan RUP Tahun 20240
- Penyerahan Penghargaan Pasar Tertib Ukur0
- Rakor Retribusi Pelayanan Pasar Untuk Penarikan E-Retribusi Pasar0
- Rakor Capacity Building TPID Provinsi Jawa Tengah0
- Dinas KUKMP Hadiri Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Tahun 20230
- Jalan Sehat Dalam Rangka Ultah PDAM Tirta Perwitasari Ke 490
- Kepala Dinas KUKMP Hadiri Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Korpri Tahun 20230
Berita Populer
- Dinas KUKMP Kab. Purworejo Membuka Posko Pendaftaran Banpres BPUM
- Pendaftaran Menempati Kios/Los Pasar Baledono (Ulang)
- 32 UKM Purworejo Ikuti Peningkatan Manajemen Pengelolaan Usaha
- Jangan Lewatkan ! Even Purworejo Expo 2024 Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Purworejo Ke 193
- Rakor Bersama Koperasi UMKM Indonesia (KOIN)
- DINKUKMP Kab. Purworejo Adakan Lomba Menyanyi dan Mewarnai
- 32 Produk Peserta Inkubasi Bisnis Dipamerkan di Purworejo Spectacular Fair 2019
- Pendataan dan Verifikasi Data Penerima Bansos JPE Kepada Usaha Mikro di Pasar Butuh
- Peluncuran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di BRI Cabang Purworejo
- Pasar Grabag Mulai Melakukan Penarikan Retribusi Melalui E-Retribusi

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Cek Harga dan Belanja Di Pasar Tradisional Purworejo
Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Pasar Tradisional Purworejo, Selasa, (02/01/2024). Kehadiran Presiden dan Ibu Negara disambut antusiasme pedagang dan masyarakat yang sedang menunggu maupun yang berbelanja. Presiden dan Ibu negara turut berbelanja sejumlah dagangan, sekaligus mengecek kondisi harga kebutuhan pokok.
Komoditas yang pertama dibeli Presiden dan Ibu Iriana adalah cabai rawit. Penjual cabai bernama Hariadi mengatakan bahwa saat itu Presiden membeli habis dagangannya, kemudian Presiden menanyakan kondisi harga cabai. “Presiden tanya harga cabai, saya jawab harganya 70 ribu Rupiah, kemudian Presiden mengatakan murah sekali,” tutur Hariadi saat ditemui usai kunjungan Presiden.
Selanjutnya, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menghampiri kios penjual tempe. Asiah, penjual mengungkapkan rasa terima kasih karena dagangannya telah dibeli oleh Presiden dan Ibu Iriana. “Tadi ngasih Rp 100 ribu buat beli tempe, makasih ya bu,” tutur Asiah.
Setelah selesai membeli tempe dengan berkeliling pasar, Presiden dan Ibu Iriana membeli sayuran dari salah seorang pedagang, ia memperkenalkan Dasiroh namanya. “Ini (pare) berapa?” tanya Presiden kepada Dasiroh, yang kemudian langsung membelinya.
“Presiden juga belanja timun, daun, dan pare di sini. Senang sekali, berkah,” ungkapnya sumringah.
Pada sesi doorstop, Presiden Jokowi menegaskan bahwa stok cadangan beras tetap aman. Hal itu penting agar stabilitas harga beras tetap terkendali, meskipun musim panen mengalami kemunduran akibat fenomena El Nino.
“Kita bisa mengendalikan karena stok Bulog saat ini juga sangat baik, akhir tahun kemarin masih di angka 1,4 juta ton dan ini akan masuk lagi untuk cadangan strategis agar betul-betul kita aman, karena memang panennya nanti akan mundur sedikit,” jelasnya.
Selain beras, Presiden juga meninjau harga bahan pokok lainnya seperti cabai. Namun, Kepala Negara menyebut bahwa harga cabai di pasar tersebut sudah mengalami penurunan dari harga cabai yang sempat tinggi sebelumnya.
“Kemarin naik sangat tinggi, cabai rawit sampai Rp 120 ribu saya lihat terakhir di Jakarta, sekarang sudah turun di sini jadi Rp 70 ribu, sangat bagus saya kira, yang lain-lainnya juga sama,” kata Presiden.
Sumber: Prokopim