▴Dinas KUKMP Kab. Purworejo▴ - Penguatan Kapasitas Pengurus Forum UMKM dalam Pemetaan dan Validasi Data Potensi Usaha Mikro Daerah
- Pelatihan Kemanfaatan Teknologi Digital dalam Merancang Motif Batik Bagi UMKM Purworejo
- Tim Pengawasan LPG 3 kg Bersubsidi Purworejo Pastikan Distribusi Tepat Sasaran dan Aman
- UPT PLUT KUMKM Purworejo Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Pelatihan Pengembangan Diri dan Disiplin Usaha
- Membangun Jaringan Penjualan Digital melalui Affiliate Marketing Solution Shopee
- Akselerasi UMKM Naik Kelas, Dinas KUKMP Purworejo Gembleng 50 Pelaku Usaha Baru di Aula PKK
- Tim Kemetrologian DKUKMP Buka Layanan Tera di PLUT, Pastikan Timbangan Pelaku UMKM dan Masyarakat Sah Sesuai Standar
- Pelatihan Latte Art dan Mixology Caffe Tingkatkan Daya Saing UMKM Kopi Purworejo
- Tim Kemetrologian DKUKMP Purworejo Periksa Kemasan Produk UMKM, Temukan Mayoritas Belum Memenuhi Aturan Pelabelan BDKT
- DKUKMP Purworejo Gelar Sosialisasi Metrologi Legal, Dorong UMKM Penyedia BDKT Melek Regulasi dan Takaran
Penguatan Kapasitas Pengurus Forum UMKM dalam Pemetaan dan Validasi Data Potensi Usaha Mikro Daerah
Berita Terkait
- Pelatihan Kemanfaatan Teknologi Digital dalam Merancang Motif Batik Bagi UMKM Purworejo0
- UPT PLUT KUMKM Purworejo Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Pelatihan Pengembangan Diri dan Disiplin Usaha0
- Membangun Jaringan Penjualan Digital melalui Affiliate Marketing Solution Shopee0
- Akselerasi UMKM Naik Kelas, Dinas KUKMP Purworejo Gembleng 50 Pelaku Usaha Baru di Aula PKK0
- Tim Kemetrologian DKUKMP Buka Layanan Tera di PLUT, Pastikan Timbangan Pelaku UMKM dan Masyarakat Sah Sesuai Standar0
- Pelatihan Latte Art dan Mixology Caffe Tingkatkan Daya Saing UMKM Kopi Purworejo0
- Business Matching Program MBG Perkuat Kemitraan UMKM dan Penyedia Lokal di Kabupaten Purworejo0
- Pelatihan Manajemen Usaha Kelompok (MUK) Hari Kedua Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM Desa Mudal0
- Pelatihan Manajemen Usaha Kelompok (MUK) Dorong Penguatan Kapasitas UMKM Kelurahan Mudal0
- Rapat Koordinasi Penyusunan Raperbup Pemberdayaan Usaha Mikro0
Berita Populer
- Dinas KUKMP Kab. Purworejo Membuka Posko Pendaftaran Banpres BPUM
- Jangan Lewatkan ! Even Purworejo Expo 2024 Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Purworejo Ke 193
- Pendaftaran Menempati Kios/Los Pasar Baledono (Ulang)
- Rakor Bersama Koperasi UMKM Indonesia (KOIN)
- 32 UKM Purworejo Ikuti Peningkatan Manajemen Pengelolaan Usaha
- DINKUKMP Kab. Purworejo Adakan Lomba Menyanyi dan Mewarnai
- 32 Produk Peserta Inkubasi Bisnis Dipamerkan di Purworejo Spectacular Fair 2019
- Peluncuran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di BRI Cabang Purworejo
- Pasar Grabag Mulai Melakukan Penarikan Retribusi Melalui E-Retribusi
- Pendataan dan Verifikasi Data Penerima Bansos JPE Kepada Usaha Mikro di Pasar Butuh

Keterangan Gambar : Penguatan Kapasitas Pengurus Forum UMKM dalam Pemetaan dan Validasi Data Potensi Usaha Mikro Daerah
Purworejo, 25 Juni 2026 – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Pendataan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro dengan tema "Penguatan Kapasitas Pengurus Forum UMKM dalam Pemetaan dan Validasi Data Potensi Usaha Mikro Daerah" pada hari Kamis, 25 Juni 2026, pukul 08.00–12.00 WIB, bertempat di Gedung PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang pengurus Forum UMKM se-Kabupaten Purworejo sebagai upaya memperkuat peran forum dalam mendukung pendataan dan pengembangan UMKM berbasis data yang akurat.
Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Bapak Nurhadi Trionggo, dalam laporannya menyampaikan bahwa tersedianya data UMKM yang valid, mutakhir, dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pemberdayaan usaha mikro. Menurutnya, pengurus Forum UMKM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam melakukan pendataan lapangan sehingga tercipta satu data UMKM Kabupaten Purworejo yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai program pembinaan, fasilitasi, hingga pengembangan usaha.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Bapak Wiyoto Harjono, S.T. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan diri sebagai Kepala Dinas yang baru sekaligus menyampaikan komitmennya untuk memperkuat pemberdayaan UMKM melalui kebijakan yang berbasis data. Beliau menegaskan bahwa data yang akurat merupakan kunci dalam menentukan arah pembangunan sektor UMKM, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Forum UMKM, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan sistem pendataan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pada sesi materi, narasumber pertama, Ibu Rina Wulandari dari Bapperida Kabupaten Purworejo, memaparkan materi mengenai Perencanaan Pembangunan Berbasis Data di Kabupaten Purworejo. Dalam paparannya dijelaskan bahwa data yang valid menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah, termasuk dalam menentukan kebijakan, prioritas program, serta pengalokasian anggaran bagi sektor UMKM agar lebih tepat sasaran.
Materi kedua disampaikan oleh Bapak Hari Widiyanto mengenai Dasar Hukum dan Tata Kelola Forum dalam Pemetaan dan Validasi Data UMKM. Beliau menjelaskan pentingnya pemahaman regulasi yang menjadi landasan pelaksanaan pendataan serta mekanisme tata kelola forum agar proses pengumpulan dan validasi data dapat berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selanjutnya, Ibu Hesti Respatiningsih, S.E., M.Par., selaku Ketua Forum UMKM Kabupaten Purworejo, menyampaikan materi mengenai Konsep dan Tujuan Pemetaan Potensi UMKM Daerah. Beliau menjelaskan bahwa pemetaan potensi usaha mikro tidak hanya bertujuan memperoleh data administratif, tetapi juga mengidentifikasi potensi unggulan, karakteristik usaha, tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, serta peluang pengembangan yang dapat dijadikan dasar penyusunan program pemberdayaan.
Sebagai narasumber terakhir, Ibu dr. Dwi Irawati membawakan materi "Membangun Masa Depan UMKM: Teknik Pemetaan Lapangan dan Validasi Data". Dalam sesi ini peserta diberikan pemahaman mengenai teknik pelaksanaan survei lapangan, metode pengumpulan data, proses verifikasi dan validasi informasi, hingga pentingnya menjaga akurasi data agar hasil pendataan benar-benar menggambarkan kondisi riil UMKM di lapangan.








