Jelang Idul Fitri, Bupati Purworejo Pimpin Monitoring Bapokting dan Stok Energi di Kabupaten Purworejo

By DINKUKMP 14 Mar 2026, 12:12:06 WIB Kegiatan

Berita Terkait

Berita Populer

Jelang Idul Fitri, Bupati Purworejo Pimpin Monitoring Bapokting dan Stok Energi di Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Jelang Idul Fitri, Bupati Purworejo Pimpin Monitoring Bapokting dan Stok Energi di Kabupaten Purworejo



PURWOREJO, 11 Maret 2026 – Memasuki momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Purworejo kembali memperketat pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) serta distribusi energi. Hari ini, Rabu (11/03/2026), Bupati Purworejo Yuli Hastuti, S.H., memimpin langsung jalannya monitoring lapangan di beberapa titik strategis di wilayah Kecamatan Grabag.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin stabilitas harga di tingkat pedagang, memastikan kecukupan pasokan pangan, serta kelancaran distribusi BBM guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama hari besar keagamaan. Turut hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Purworejo Ir. Hadi Pranoto, unsur Forkopimda yang meliputi Kepala Kejaksaan Negeri Purworejo, Kapolres Purworejo, perwakilan Kodim 0708 Purworejo, serta Kabag Perekonomian dan Kabag Hukum Setda Purworejo.

Pantau Stok Energi dan Ketahanan Pangan
Monitoring diawali di SPBU Batoh 44.542.01. Dalam tinjauan tersebut, tim memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman untuk melayani peningkatan mobilitas warga. Tercatat ketersediaan energi di SPBU tersebut meliputi:

Pertalite: 18.300 liter

Pertamax: 10.800 liter

Bio Solar: 16.500 liter

Pertamina Dex: 1.800 liter

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Toko Beras Candy. Berdasarkan hasil pemantauan, stok beras di lokasi tersebut mencapai 20 Ton, yang dinilai cukup untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah sekitar dalam waktu dekat.

Dinamika Harga di Pasar Grabag
Di Pasar Grabag, Bupati Yuli Hastuti berdialog langsung dengan para pedagang. Hasil monitoring menunjukkan adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas. Beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga, di antaranya:

Gula Pasir Kristal Putih: Naik dari Rp17.500 menjadi Rp18.000/kg.

Minyak Goreng Kemasan Premium: Naik dari Rp22.000 menjadi Rp23.000/liter.

Daging Sapi Tetelan: Naik signifikan dari Rp70.000 menjadi Rp80.000/kg.

Jagung Pipilan: Naik dari Rp8.500 menjadi Rp9.000/kg.

Cabai Rawit Merah: Naik dari Rp90.000 menjadi Rp100.000/kg.

Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan harga, yaitu:

Telur Ayam Negeri: Turun dari Rp32.000 menjadi Rp30.000/kg.

Cabai Merah Keriting: Turun dari Rp45.000 menjadi Rp40.000/kg.

Cabai Rawit Hijau: Turun dari Rp80.000 menjadi Rp70.000/kg.

Pisang Ambon: Turun dari Rp15.000 menjadi Rp12.000/kg.

Selain memantau harga, rangkaian kegiatan hari ini juga mencakup kunjungan ke lokasi TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Grabag. Kehadiran jajaran Forkopimda di lokasi TMMD menunjukkan sinergi antara pembangunan infrastruktur desa dengan upaya penguatan ekonomi daerah




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment